Fotografer Pemula Tapi Handal? Ini Rahasianya

00.24


Fotografi berasal dari bahasa inggris (photography) dan berasal dari bahasa Yunani (photos) yang artinya cahaya, serta (grafo) yang artinya melukis atau menulis. Jadi, fotografi adalah proses pengambilan objek dengan menggunakan media cahaya.

Di zaman sekarang ini dunia fotografi sangat di sukai, terutama di kalangan remaja yang memiliki hobi jalan-jalan ataupun yang hobi dengan berfoto. Menjadi seorang fotografer terntaya tidak harus mengikuti kursus setahun dua tahun atau bertahun-tahun untuk menjadi fotografer handal. Berikut ini saya akan memberikan tips menjadi fotografer pemula tapi handal.

1. LENSA

Yang harus anda perhatikan terhadap kamera anda adalah semakin besar angka mm dari sebuah lensa, maka semakin sempit sudut pandang lensa tersebut. Sebaliknnya, jika semakin kecil angka mm lensa, maka semakin luas dan lebar sudut pandang lensa kamera tersebut.

2. DIAFRAGMA

Diafragma? Apa sih diafragma? Tentunya ini terdengar asing bagi anda sebagai pemula fotografi. Diafragma ini memiliki fungsi sebagai penentu banyak sedikitnya sinar yang masuk melalui lensa. Semakin kecil angka diafragma, maka semakin banyak sinar yang masuk, diafragma ini kerap kali juga menentukan kualitas lensa pada kamera anda. Karena semakin kecil angka diafragmanya berarti makin tinggi kualitas lensa pada kamera anda. Diafragma ini biasanya disingkat dengan huruf f dan biasa disebut Aperture ataupun bukaan.

3. PANJANG LENSA

Panjang nya lensa ini sering disebut dengan Focal Length yang biasanya memiliki satuan mm, panjangnya lensa juga sangat mempengaruhi jarak pemotret, sudut pandang, pembesaran, serta fasilitas bukaan diafragma. Berikut adalah macam-macam lensa khusus:
a.) Lensa makro, yang biasa disebut Macro Lens
b.) Penambahan panjang lensa yang disebut Tele Converter atau Extender
c.) Lensa pengoreksian perspektif pada subjek
d.) Lensa lunak atau bias di sebut Soft Focus Lens

4. SIFAT FILM

Kepekaan film sangat menentukan kualitas gambar terhadap sinar yang biasa di sebut ISO atau ASA atau DIN. oleh sebab itu anda harus jeli dalam proses pengambilan gambar, terutama dalam pengaturan ISO. Dalam pengaturan ISO anda juga harus memperhatikan lingkungan sekitar anda, apakah gelap, terang, sangat terang, atau sangat gelap. ISO yang rendah akan menghasilkan detail gambar yang lebih tajam atau memberikan efek lebih halus.

Artikel Terkait

First